Doa Ketika Ziarah Kubur Beserta Artinya

Ziarah kubur bukan hanya sekadar mengunjungi tempat pemakaman, tetapi juga sebuah bentuk doa yang mendalam bagi orang yang telah meninggal. Dalam menjalankan tradisi ini, ada

Mr.Ahmad

Doa Ketika Ziarah Kubur

Ziarah kubur bukan hanya sekadar mengunjungi tempat pemakaman, tetapi juga sebuah bentuk doa yang mendalam bagi orang yang telah meninggal. Dalam menjalankan tradisi ini, ada sejumlah urutan doa ziarah kubur yang dianjurkan untuk diamalkan oleh umat Muslim.

Dalam konteks ini, doa yang kita panjatkan tidak hanya sebagai ungkapan kasih sayang, tetapi juga memiliki manfaat bagi mereka di akhirat. Rasulullah SAW sendiri telah memberikan tuntunan kepada umatnya untuk menziarahi kerabat yang telah meninggal dunia dengan mendatangi makam mereka.

Sebagai bukti dari pentingnya ziarah kubur, Prof Dr KH Nasaruddin Umar mengutip sebuah hadis yang menyatakan bahwa meskipun Nabi melarang umatnya untuk berziarah kubur, namun izin diberikan kepada Nabi Muhammad SAW untuk menziarahi makam ibunya. Hal ini menggambarkan bahwa ziarah kubur memiliki makna mendalam yang mengingatkan kita pada akhirat.

“قَدْ كُنْتُ نَهَيْتُكُمْ عَنْ زِيَارَةِ الْقُبُوْرِ فَقَدْ أُذِنَ لِمُحَمَّدٍ فِي زِيَارَةِ قَبْرِ أُمِهِ فَرُوْرُوْهَا فَإِنَّهَا تُذَكَّرُ الْآخِرَةَ” (HR Tirmidzi)

Artinya: “Aku telah melarang kalian ziarah kubur, dan telah diizinkan bagi Muhammad untuk menziarahi makam ibunya, maka kalian berziarahlah ke kubur, karena ziarah kubur mengingatkan pada akhirat.”

Keutamaan Ziarah Kubur

Ziarah kubur memiliki keutamaan besar dalam Islam, sebagaimana dijelaskan dalam hadis-hadis Nabi Muhammad SAW. Beliau sendiri seringkali mengajarkan umatnya untuk mengunjungi kuburan, mengingatkan akan kematian, serta mendoakan orang-orang yang telah meninggal. Salah satu hadis yang mendorong ziarah kubur adalah sabda Rasulullah SAW:

“Aku dilarang dari mengunjungi makam, kemudian aku diberi izin. Maka, ziarahlah kuburan, karena itu mengingatkan kalian akan kematian.” (HR. Muslim)

Dari hadis ini, dapat disimpulkan bahwa ziarah kubur memiliki nilai-nilai pengajaran yang mendalam dan membantu umat Islam untuk tetap merenung atas hakikat kematian.

Doa Awal Ziarah Kubur

Sebelum memasuki area pemakaman, sebaiknya kita membaca doa awal ziarah kubur, seperti doa yang diajarkan Rasulullah SAW:

أسلموالكم احلد دزيكر ود داوة, العال موتيل مسلمين و إنا إنشا الله بينكم لاحقون

“Assalamu’alaikum ahlad dzikri wad da’wah, alal amwatil muslimin wa inna insha Allah binkum lahequn.” (HR. Muslim)

Artinya:

“Semoga keselamatan, keberkah-an, dan rahmat Allah terlimpah kepada kalian, hai penduduk kubur, dan sesungguhnya kami akan menyusul kalian. Insya Allah, kami akan segera menyusul kalian.”

Doa ini mencerminkan kehormatan dan pengakuan akan keberadaan roh yang berada di kuburan serta keyakinan umat Islam akan pertemuan kembali di akhirat.

Doa Saat Berada di Kuburan

Ketika sudah berada di depan kubur, hendaknya kita memanjatkan doa untuk orang yang telah meninggal. Doa ini dapat bervariasi, namun sebaiknya mencakup permohonan ampunan, kedamaian, dan naungan Allah. Sebagai contoh:

“Ya Allah, ampunilah dosa-dosa mereka, lapangkanlah kuburnya, dan berikanlah rahmat-Mu kepadanya. Semoga rohnya ditempatkan di kalangan orang-orang yang beriman. Amin.”

Doa ini mencerminkan keinginan agar Allah memberikan ampunan kepada orang yang telah meninggal, memberikan kenyamanan di kubur, dan menyatukan mereka dengan orang-orang yang beriman di akhirat.

Doa Akhir Ziarah Kubur

Setelah selesai mengunjungi kuburan, ada baiknya untuk mengakhiri ziarah dengan doa penutup, seperti:

“السلام عليكم ورحمة الله وبركاته. الله يسلمكم ويرحمه يا أهل القبر. نأتي بالاستغفار ونأمل أن يبدل الله عذابكم بالسرور.”

“Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Semoga Allah memberikan keselamatan dan rahmat-Nya kepada kalian, wahai penduduk kubur. Kami datang dengan memohon ampunan dan berharap Allah menggantikan penderitaanmu dengan kenikmatan.”

Dengan doa ini, umat Islam menutup ziarah kubur dengan doa keselamatan, rahmat, dan harapan atas ampunan Allah.

Kesimpulan

Ziarah kubur bukan sekadar tradisi, tetapi juga sarana untuk mengingatkan umat Islam akan kematian, menghormati orang yang telah berpulang, dan memperdalam ketaqwaan. Doa dalam ziarah kubur menjadi wujud penghormatan, permohonan ampunan, dan harapan akan pertemuan kembali di akhirat. Dengan melakukan ziarah kubur dan berdoa, umat Islam dapat menjalankan sunnah Nabi dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer